Friday, 10 April 2015

Ondel-Ondel, Boneka Raksasa Asli Betawi

Nyok, kite nonton ondel-ondel..nyok// nyok, kite ngarak ondel-ondel..nyok// ondel-ondel ade anaknye..boy// Ngigelnye ter-iteran..boy// Mak, Bapak ondel-ondel ngibing..ser// Ngarak penganten disunatin..cret// Ngibingnye asyik dut-endutan..dut// Yang ngiring igel-igelan..gel.
Itu adalah sepenggal lirik lagu ondel-ondel yang dipopulerkan oleh Alm.H.Benyamin Sueb. Berbicara mengenai ondel-ondel. Siapa yang tidak kenal dengannya. Boneka raksasa khas dari tanah Betawi ini tidak pernah absen dalam acara hari jadi Ibukota Jakarta. Kehadirannya seakan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Ondel-ondel merdeka
Ondel-ondel merdeka
Ondel-ondel juga dapat dikatakan sebagai maskotnya kota Jakarta. Bagaimana tidak, banyak acara kesenian Betawi bahkan peresmian gedung di Ibukota sekalipun, ondel-ondel ini sering hadir menyemarakkan acara. Ondel-ondel sendiri terbuat dari kertas dengan ukuran tingginya sekitar dua setengah meter. Bentuknya mirip boneka orang berwarna warni dan selalu tampil berpasangan. Kerangka ondel-ondel ini terbuat dari anyaman bambu sehingga ringan untuk dipikul. Bagian kepalanya dibuat topeng, sedang rambutnya terbuat dari ijuk  yang dibalut dengan kertas berwarna warni sehingga mirip dengan rambut. Wajah ondel-ondel laki-laki biasanya dicat dengan warna merah, sedangkan yang perempuan berwarna putih.
Barongan wikipedia
Barongan wikipedia
Ternyata ondel-ondel awalnya dikenal dengan nama Barongan tapi sayangnya tidak ada yang mengetahui apa arti dari kata itu, sama seperti tahun pembuatannya, sampai saat ini belum ada yang tahu secara pasti kapan boneka raksasa itu untuk pertama kali dibuat. Namun yang jelas boneka raksasa ini sudah ada sejak atau bahkan jauh sebelum Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC)  masuk ke Nusantara.
Ondel-ondel awalnya dibuat warga Betawi untuk menolak bala atau gangguan roh jahat. Konon menurut kepercayaan warga Betawi, boneka raksasa ini diarak keliling kampung untuk menyembuhkan wabah penyakit cacar. Kala itu ondel-ondel memang berbau mistis, begitu pula dengan proses pembuatannya. Seorang pengrajin ondel-ondel harus menyediakan aneka sesaji berupa kemenyan, kembang tujuh rupa dan bubur sumsum agar pembuatan ondel-ondel berjalan lancar dan roh yang bersemayam di boneka adalah roh baik. Tapi tenang, proses seperti ini hanya berlangsung hingga tahun 1980an.
Pengrajin ondel-ondel tribunnews
Pengrajin ondel-ondel tribunnews
Seiring berjalannya waktu dan perkembangan kota Jakarta yang modern, proses pembuatan ondel-ondel beserta fungsinya sudah bergeser. Yang dulunya sebagai tolak bala kini digunakan untuk menambah semarak pesta-pesta rakyat, hajatan perkawinan atau khitanan, serta untuk penyambutan tamu kehormatan. Bahkan pada masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin, ondel-ondel ini ditetapkan sebagai boneka seni khas Betawi. Tampilannya juga semakin dipermanis dengan adanya topeng ondel-ondel yang lebih bersahabat, mengingat fungsi ondel-ondel saat ini sebagai boneka penghibur. Cara ondel-ondel menghibur pengunjung dengan menggoyang-goyangkan badan dan kepala yang menoleh ke kiri dan ke kanan, serta iringi musik khas Betawi seperti tanjidor, pencak Betawi, bende, ningnong, rebana, dan ketimpring.
Selama di Jakarta, Anda juga bisa mengunjungi Pasar Rawa BelongPasar Gembrong danPasar Rawa Bening.
Selama berada di Jakarta Selatan, Anda dapat menginap di Park HotelBidakara Hotel,Maharadja Hotell atau Hotel Sofyan Tebet.
Informasi yang tertera dalam artikel di atas sesuai dengan kondisi pada 22 Januari 2015.
Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips dan panduan wisata untuk anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduana wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.
Harga yang tertera dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Tempat Sahnya Jadi Anak Gaul Jakarta

Beberapa bulan belakangan ini, Pasar Santa yang terletak di jalan Cipaku I Jakarta Selatan ramai diperbincangkan banyak orang, baik di kalangan komunitas hingga dunia social media atau sosmed. Kesan kumuh, bau dan becek kini sudah ditinggalkannya dan berganti menjadi sebuah tempat nongkrong muda-mudi yang asyik. Bahkan ada ungkapan di twitter dengan akun @KamenRiderFX menuliskan “Jgn ngaku anak gaul kalo belum nongkrong di pasar santa.” Bagaimana dengan Anda?
Pasar Gaul Santa, begitu kini pasar ini dikenal. Pasar yang sempat mati suri sejak tahun 2007 silam, kini hidup kembali. Dulunya pasar ini hanya berisi kios-kios aksesoris mobil, penjahit, penjual plakat, pasar modern serta deretan kios-kios kosong yang tertutup rapat. Tapi sekarang semuanya sudah berubah. Lantai paling atas disulap menjadi tempat hangout yang seru bagi anak gaul Ibukota Jakarta. Ada banyak kios menarik yang bisa dijadikan tempat nongkrong seperti kedai kopi, restoran mie, tempat jual barang-barang vintage, butik, dan ruang serbaguna. Untuk menambah keseruan saat kumpul bareng teman, maka dekorasi kreatif Pasar Gaul dan kios-kios inipun dipercantik dengan berbagai desain dan asesoris yang mencermintakan identitas masing-masing kios.
ABCD JPNN
ABCD JPNN
Bagi Anda pecinta kopi jangan sampai terlewatkan dengan salah satu kios di lantai paling atas yang menjadi pionir ramainya Pasar Gaul Santa, yakni A Bunch of Caffeine Dealer atau yang lebih dikenal dengan ABCD. Kedai kopi milik barista handal Hendri Kurniawan ini bisa dibilang yang menjadikan Pasar Santa ini mulai diminati kembali oleh warga Jakarta, khususnya kaum muda. Sebenarnya ABCD sudah berada di Pasar Santa sejak dua tahun lalu, hanya saja kios yang mereka sewa dijadikan tempat latihan Hendri beserta teman-temannya dalam membuat kopi. Baru pada bulan puasa tahun 2014 silam, ABCD membuka gerai kopinya untuk umum. Sejak saat itulah satu per satu kios lainnya bermunculan hingga ramai seperti sekarang.
Selain itu, bagi Anda penggemar mie, ada juga kedai mie yang patut dicoba yaitu Mie Chino atau Restoran Mie Karet. Resto ini buka setiap hari Rabu – Sabtu pukul 12 siang sampai habis, dan hari Minggu buka mulai pukul 2 siang hingga habis. Kemudian ada juga Nasi Bali Bu Made Swendri, lokasinya dekat food court lantai 1, buka setiap hari Jumat – Minggu  pukul 10:00 – 15:00 WIB.
Sub Store ziliun
Sub Store ziliun
Dari sekian banyak kios yang menjajakan makanan lezat dan tempat hangout yang seru, terselip sebuah kios yang unik, namanya Substore dan Laidback Blues. Kios ini menjual piringan hitam lagu-lagu jadul alias jaman dulu. Jika Anda sedang berada di lantai 1 Pasar Santa dan menderang sayup-sayup suara terompet Miles Davis, senandung John Lennon, dan lengkingan Ella Fitzgerald, maka suara itu berasal dari kios ini. Kios Substore dan Laidback Blues dapat dijadikan alternatif bagi Anda yang mengkoleksi piringan hitam lagu jadul.
Pasar Gaul Santa menjadi kian ramai pengunjung sejak adanya kunjungan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, dan Dirut PD Pasar Jaya, Djangga Lubis dalam acara re-launchingPasar Santa.
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel merdeka
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel merdeka
Pasar Santa terletak di Jalan Cipaku 1 Jakarta Selatan. Untuk menjangkaunya, dari terminal Ragunan Anda dapat menggunakan bus Metromini 77 jurusan Ragunan-Bangka-Blok M dan turun di depan swalayan Santa, kemudian jalan kaki ke arah belakang Swalayan Santa sekitar 100 meter. Atau dari terminal Blok M dapat naik bus Kopaja 57/616/620 atau bus Metromini 77 dan 75, turun di perempatan Gereja Santa, dari situ jalan kaki sekitar 500 meter arah jalan Wolter Monginsidi hingga bertemu dengan Swalayan Santa kemudian jalan kaki ke arah belakang Swalayan Santa sekitar 100 meter.
Selama di Jakarta, Anda juga bisa mengunjungi Sarinah, Istana MerdekaKemang Food Festiva ldan KawasanGlodok.
Selama berada di Jakarta, Anda dapat menginap di Ambhara HotelAmos Cozy HotelGran Mahakam Hotel atau Golden Boutique Hotel Melawai.
View large map
Informasi yang tertera dalam artikel di atas sesuai denga nkondisi pada 22 Januari 2015.
Komitmen kami untukmemberikaninformasi, tips dan panduan wisata untuk anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.
Harga yang tertera dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.